Mengapa dunia berputar hingga memberi jelmaan malam dan siang?. setahun sekali ia berhasil memutari matahari dari dulu hingga sekarang belum terlihat adanya tanda-tanda berhenti. bulan elok terpampang di canvas langit juga memutari bumi.
jangan sebut manusia, karena ia pengulangan yang sesekali ku di buat bosan, kenapa aku termasuk dalam pengulangan walau beda jiwa.
tak peduli bumi ini ku tapaki atau tak ku tapaki toh pada selalnjutnya di gantikan dan akan digantikan.
pengulangan demi pengulangan terus terjadi....
tapi kiranya pengulangan akan tetap pengulangan, tapi adakah dibalik mengulang?
pengapdian?
"kiranya meni'mati kebosanan dan kehambaran perlu untuk sesekali mengecap sisi karunia-Nya, walau dengan nada bosan"
Alhamdulillah..
Senin, 14 Juli 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
senang bertengkar denganmu
Pernahkah kau bertengkar? Apa kau menyesalinya? Dan bila itu terjadi padaku aku tak akan menyesalinya. Indahnya pagi setelah kutempuh malam ...
-
Lebaran, kau datang cepat sekali. Ramdhan sepertinya tinggal penghabisannya. Aku terlalu mencintai bulan ini. Banyak sekali tilas-tilas sen...
-
Kuncinya bukan pada situasi. Tapi bagaimana meni’mati situasi itu sendiri. Karena dengan meni’mati apapun akan menjadi menyenangkan, en...
-
Hay...... pahami aku!!!! teriakku pada mereka. yang kudapat hanya diam mereka, bahka tak sedikitpun mereka mau memperhatikan. ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar