aku tidak mengerti kenapa hati ini bergetar.
padahal kutahu. tak ada sesuatupun yang kutunggu dan kumalu menghampirinya.
mungkin karena sudah lama aku tak kemari. hingga rasanya, malu perih pun bersemi
seperti di taman asing.
aku bagai orang asing yang padahal aku sangat mengenal tempat itu
tapi sekarang.
untuk injakkan kaki saja
aku banyak beralibi
hingga langkah seralu urung melangkah.
aku ingin biasa.
keluar pergi juga biasa
biar aku bisa mendengar, berbagi tanpa beralasan\
ya
sekadar bertukar sapa kiranya
Kamis, 16 Juni 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
senang bertengkar denganmu
Pernahkah kau bertengkar? Apa kau menyesalinya? Dan bila itu terjadi padaku aku tak akan menyesalinya. Indahnya pagi setelah kutempuh malam ...
-
Lebaran, kau datang cepat sekali. Ramdhan sepertinya tinggal penghabisannya. Aku terlalu mencintai bulan ini. Banyak sekali tilas-tilas sen...
-
Jujur kurasakan. Asek-asek. Saat menatap Beliau Romo yai, ada sebuah ketenangan sikap. Cara beliau melangkah, menatap, tersenyu...
-
Ada dari tiada. Sesuatu ada karna sesuatu yang lain......begitu terus hingga yang ada hanyalah tiada. yang ada mengapa ada? apakah iya memil...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar