Jumat, 28 November 2014
Laba-laba
Jaring laba-laba kecil.
Saling mengikat membentuk ruas-ruas rumahmu.
Sedang awan mendungkan jiwanya.
Sebentar lagi turun hujan.
Mensucikan bumi cinta.
Walau remuklah rumahnya.
Hay laba, kau bangun rumahmu.
Tanpa suami, kau rawat anakmu
Menggelantung di tiang pohon yang tandu
Basah air tangis hujan menghancurkan tapi tak kau sesalkan.
Engkau berlari membangun yang baru
Tak ku dengar tak lihat gores sedihmu
Kau lanjutkan hidupmu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
senang bertengkar denganmu
Pernahkah kau bertengkar? Apa kau menyesalinya? Dan bila itu terjadi padaku aku tak akan menyesalinya. Indahnya pagi setelah kutempuh malam ...
-
Lebaran, kau datang cepat sekali. Ramdhan sepertinya tinggal penghabisannya. Aku terlalu mencintai bulan ini. Banyak sekali tilas-tilas sen...
-
Jujur kurasakan. Asek-asek. Saat menatap Beliau Romo yai, ada sebuah ketenangan sikap. Cara beliau melangkah, menatap, tersenyu...
-
Ada dari tiada. Sesuatu ada karna sesuatu yang lain......begitu terus hingga yang ada hanyalah tiada. yang ada mengapa ada? apakah iya memil...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar