Dengan fikir kita menentukan cara pandang kita tentang dunia. Dimana fikir dipengaruhi keadaan yang dilihatnya (misal indonesia, india)
Fikir tidak selalu bisa menjamah suasana dan rasa. Maka bersuasana dan
ber rasa akan memberikan adaptasi fikir dalam sudut pandangnya.
Berasa dan bersuasana : membentuk simpul dalam fikirnya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
senang bertengkar denganmu
Pernahkah kau bertengkar? Apa kau menyesalinya? Dan bila itu terjadi padaku aku tak akan menyesalinya. Indahnya pagi setelah kutempuh malam ...
-
Tilas hujan masih menepi di jalanan Mendung masih semangat di langit malam Dibawah ini , mata kawan-kawan mengantuk Terasa ingin ...
-
Lebaran, kau datang cepat sekali. Ramdhan sepertinya tinggal penghabisannya. Aku terlalu mencintai bulan ini. Banyak sekali tilas-tilas sen...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar